Sekutu De facto ?
-
Dinamika geopolitik dan geostrategis Indonesia bersama kawasan sekitarnya
menarik untuk dicermati. Perang antara AS, Israel dengan Iran memberikan
bebera...
20 jam yang lalu
Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksamana Muda TNI Agus Purwoto didampingi Sekretaris Lembaga AAL Kolonel Laut (S) Heru Wiratno, Direktur Pendidikan AAL Kolonel Laut (P) Kris Sri Hod Irian T., S.Pi, dan Komandan Resimen AAL Kolonel Marinir Joko Supriyanto menerima kunjungan Panglima Armada Angkatan Laut Singapura (RSN) Rear Admiral Lai Chung Han di Gedung Rinjani, AAL, Bumimoro, Surabaya, Jumat (2/3). Kedatangan jenderal bintang dua tersebut ke AAL dalam rangka silaturahmi, terkait kedatangan RSS Resolution 208 ke Surabaya. RSS Resolution 208 merupakan kapal perang Angkatan Laut Singapura jenis LST (Landing Ship Tank), memiliki panjang 141 meter dan lebar 21 meter dengan kecepatan antara 15 sampai dengan 20 knots, memiliki persenjataan anti udara berupa peluru berpandu mistral, dan meriam utama yakni meriam super cepat Oto Melara 76 MM. Selain itu kapal perang yang masuk jajaran armada RSN di tahun 1998 tersebut, juga dilengkapi dengan pesawat helikpoter jenis AS332 Super Puma atau AS532UL/AL Couger atau CH-47SD Chinook. Dalam kunjungannya ke AAL, RADM Lai Chung Han didampingi delegasi Singapura, yakni Athan RSN SLTC Tan Bian, Asops Panglima RSN LTC Lim Wee Kwong, Perwira Staf Panglima RSN MAJ. Noel Chen, Komandan RSS Resolution 208 LTC Chng Kim Chuan, beserta 4 Kadet RSN. (Bagpen AAL) |
- Copyright © enr-news -Metro UI- Powered by Blogger - Designed by Enggar Setiadi -