Posted by : Unknown Selasa, 08 Mei 2012

Jakarta (ANTARA News) - Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menyiapkan Satuan Tugas Kontingen Garuda untuk dikirim ke Lebanon dalam mengikuti misi penjaga perdamaian.

Hal ini terungkap ketika Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Hambali Hanafiah membuka latihan penyiapan Satgas Military Police Unit (MPU) TNI Kontingen Garuda XXV-E/UNIFIL Lebanon di daerah latihan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Sentul, Bogor Jawa Barat, Senin.

Dalam sambutannya, Asops Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Hambali Hanafiah, mengatakan, operasi pemeliharaan dunia saat ini menjadi ujung tombak bagi TNI untuk menunjukkan eksistensinya di mata dunia Internasional.

"TNI harus merasa bangga, karena selama ini Kontingen Garuda di mana pun bertugas selalu memperoleh apresiasi serta pengakuan yang positif dari PBB maupun dari negara lain," katanya.

Untuk melanjutkan keberhasilan yang membanggakan ini, kata dia, maka sebagai duta bangsa harus sungguh-sungguh dalam latihan penyiapan ini.

"Mulai saat ini, prajurit TNI harus belajar mengenal dan memahami karakteristik wilayah penugasan operasi. Ikuti perkembangan situasi secara terus menerus karena di kawasan Timur Tengah sedang terjadi gejolak politik yang sedikit banyak akan berpengaruh kepada pelaksanaan tugas," kata Asops.

Sebagai pasukan penjaga perdamaian khususnya Kompi Polisi Militer, lanjut dia, prajurit TNI harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang permasalahan yang terjadi dan bagaimana menyikapinya.

"Kalian harus mampu melaksanakan tugas-tugas Polisi Militer sesuai prosedur yang telah ditetapkan, misalnya dalam hal penegakan hukum. Pahami benar bahwa penggunaan senjata harus sesuai dengan aturan pelibatan dan ikuti standart prosedur operasi yang berlaku," kata Hambali di hadapan peserta latihan.

Menurut dia, partisipasi TNI dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB merupakan kesempatan sekaligus tantangan bagi Negara, khususnya TNI untuk menunjukkan kemampuannya sebagai tentara profesional dan memiliki dedikasi yang tinggi dalam pelaksanaan tugas.

"Pengiriman Satgas TNI dalam operasi di bawah bendera PBB selalu mendapat dukungan penuh dari Lembaga Legislatif, Kementerian Luar Negeri serta institusi yang terkait lainnya," katanya.

Ia mengimbau agar peserta latihan memahami makna latihan dengan memelihara realisme latihan berdasarkan situasi daerah operasi yang dihadapi sehingga dapat beradaptasi untuk memperoleh kemampuan yang sesuai dengan tuntutan tugas.

"Manfaatkan latihan ini untuk meningkatkan profesionalisme, baik secara perorangan maupun satuan dalam Satgas Kompi Polisi Militer serta perhatikan faktor keamanan dan keselamatan selama pelaksanaan latihan baik yang menyangkut personel maupun materiil," katanya seraya menambahkan prajurit harus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan komputer karena akan sangat menunjang dalam pelaksanaan tugas di daerah operasi.
Satgas MPU berkekuatan 75 orang yang dipimpin oleh Letkol Cpm Subiyakto SH (Puspomad). Latihan ini akan dilaksanakan selama 4 minggu mulai dari tanggal 7 Mei hingga 5 Juni 2012 di Sentul-Bogor, Jawa Barat.




sumber:ANTARAnews

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Statistic

Popular Post

Blog list

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © enr-news -Metro UI- Powered by Blogger - Designed by Enggar Setiadi -