Posted by : enggar setiadi Minggu, 06 Januari 2013


T-50 Golden Eagle adalah pesawat latih supersonik buatan Amerika-Korea. Dikembangkan oleh Korean Aerospace Industries dengan bantuan Lockheed Martin. Program ini juga melahirkan A-50, atau T-50 LIFT, sebagai varian serang ringan.

Walaupun militer Amerika Serikat tidak ada rencana untuk membeli pesawat ini , tapi penamaan militer amerika secara resmi diminta untuk pesawat ini guna menghindari konflik penamaan dikemudian hari.


Pengembangan
Program T/A-50 dimaksudkan sebagai pengganti dari berbagai pesawat latih dan serang ringan. Ini termasuk T-38 dan F-5B untuk pelatihan dan Cessna A-37BClose Air Support; yang dioperasikan AU Republik Korea.Program ini pada awalnya dimaksudkan untuk mengembangkan pesawat latih secara mandiri yang mampu mencapai kecepatan supersonik untuk melatih dan mempersiapkan pilot bagi pesawat KF-16 (F-16 versi Korea). T-50 mmembuat Korea Selatan menjadi negara ke-12 yang mampu memproduksi sebuah pesawat tempur jet yang utuh. Beberapa produk korea lainnya adalah KT-1 produk Samsung Aerospace (sekarang bagian dari KAI), dan produk lisensi KF-16. Sebagian besar sistem utama dan teknologinya disediakan oleh Lockheed Martin, secara umum bisa disebut T/A-50 mempunyai konfigurasi yang mirip dengan KF-16.

Pengembangan pasawat ini 13% dibiayai oleh Lockheed Martin, 17% oleh Korea Aerospace Industries, dan 70% oleh pemerintah Korea Selatan. KAI dan Lockheed Martin saat ini melakukan program kerjasama untuk memasarkan T-50 untuk pasar internasional.

Program induknya, dengan nama kode KTX-2, dimulai pada 1992, tapi Departemen Keuangan dan Ekonomi menunda program KTX-2 pada 1995 karena alasan finansial. Penerbangan pertama T-50 terjadi pada Agustus 2002, dan pengujian tugas operasional pertama mulai Juli 28 sampai 14 Agustus, 2003. Angkatan Udara Korsel menandatangani kontrak produksi untuk 25 T-50 pada Desember 2003, dan pengiriman dijadwalkan pada 2005 sampai2009.

varian lain dari T-50 Golden Eagle termasuk pesawat serang ringan A-50, dan pesawat yang lebih canggih FA-50.


Persenjataan
Kanon 20 mm General Electric M61 Vulcan dengan 205 peluru diumpankan linear tanpa sambungan (linkless linear feed) yang bisa dipasang internal tepat di belakang kokpit. Sebuah rudal udara keudara pencari panas AIM-9 Sidewinder bisa dipasangkan pada setiap rel di ujung sayap, dan rudal-rudal yang lain bisa dipasang di cantelan bawah sayap. Senjata udara ke darat yang kompatibel diantaranya adalah rudal AGM-65 Maverick, peluncur roket LAU-3 dan LAU-68 , bom kluster CBU-58 and Mk-20, dan bom multigunaMk-82, Mk-83, dan Mk-84 . Tiga tangki bahan bakar minyak eksternal bisa juga dipasang dipesawat ini.


Spesifikasi T-50 dan perbandingannya
ProdukT-50 latih lanjut
APT (Advanced Pilot Trainer)
TA-50 konversi pelatih
FLI (Penerbangan-Lead-In)
FA-50
Serang Ringan
M-346, Italia
APT
Karakteristik Operasirendahnya biaya perawatan operasionalkapasitas pelatihan taktis / harga pembuatan rendahkemampuan misi malamrendahnya biaya perawatan operasional
SpesifikasiProduksi Selesai25 unit 25/10 ( Black Eagles)2260 unit (22+38 dalam pembangunan)dalam pengembangan
Kru22
Panjang Pesawat13.14m (43.1 ft)11.49m (37.7 ft)
Tinggi4.94m (16.2 ft)4.98m (16.33 ft)
Lebar (dengan sayap)9.45m (31.0 ft)9.72m (31.9 ft)
Kemiringan sayap utama35 derajat (desain supersonik)30 derajat (desain subsonik)
Area sayap23.69 m²23.52m²
Di antara kekosongan6.454 ton 4.61 ton
Berat Take-off minimum (bersih)8,9 ton (2,45 + 6,454 = bahan bakar internal) 6.7 ton
Maksimum berat lepas landas13,5 ton (4,53 + 8,9 = bersenjata) 9.5 ton
Bahan Bakar Internal2.5 ton 2 ton
MesinGeneral Electric F404-GE-102 F-124GA-200 * 2 (kembar)
Dorongan8.04 ton 5.7 ton (2.85*2)
Kinerjakecepatan maximumMach 1.5+ 590 KTS (mach 0.9)
Toleransi percepatan gravitasi-3 ~ +8.3G (gravitasi putaran 6.5G) -3~8G(15000ft gravitasi konstan di 5.8G)
Waktu menanjak14.5 detik / 15,000 ft (grafik E-M), mendekati F-16 14 detik / 15000 ft
Daya tanjak12070 m /menit 6100 m/menit
ketinggian maksimum14.8km (48,500ft) / 55,000ft dengan afterburner 13.715km (45000ft) / tanpa afterburner
Kecepatan Stall105KTS (195km/h) - A-10= 220km/h 90KTS (167km/h)
Jarak roll Lepas landas / mendarat345m / 707m 320m / bahan bakar internal 470m (20 %)
Daya jelajah1400km (bahan bakar internal, tidak bersenjata), Radius misi 444km (230nm, tangki bahan bakar internal + AIM-9 (2) + AGM65 (2)) 1120nm (bahan bakar internal, tidak bersenjata)
PersenjataanTangki eksternal150 gal*3300 gal*3153 gal*3
KanonBersenjatainternal 20 mm (205 peluru)
Roket  
RudalAIM-9 / ACMI 2 kakiAIM-9L (rudal jarak pendek)Pendek / Menengah
Untuk rudal-daratAGM-65 g Maverick 4 pylon (A-10) 
Bombom berpandu laser (GBU-12 Paveway 2) 8 pylonJDAM (2000 lbs) 3 pylon1.000 lbs atau kurang
RadarAPG-67 (v) 4> berubah ke EL/M-2032EL/M-2032Cellex-C AESA vixen 500E (optional)
Poin Bersenjata7 lokasi (350 lbs*2/1600 lbs*2/2700 lbs*3)7 lokasi2 (optonal)
Muatan eksternal maksimum10.000 lbs (9750 lbs untuk memverifikasi atau 4,53 ton)12.000 lbs
(desain beban yang diperbolehkan 20.000 lbs)
2.8 ton
Operator
  • Bendera Korea Selatan Republik Korea
  • Bendera Indonesia Republik Indonesia, 16 Pesawat, Dikirimkan pada tahun 2013

Spesifikasi

Karakteristik umum

  • Kru: 2
  • Panjang: 42 ft 7 in
  • Lebar sayap: 30 ft 1 in
  • Tinggi: 15 ft 8.25 in
  • Bobot kosong: 14,200 lb
  • Bobot maksimum lepas landas: 26,400 lb
  • Mesin: 1× General Electric F404 afterburning turbofan
    • Dorongan kering: 11,925 lbf
    • Dorongan dengan pembakar lanjut: 17,775 lbf

Kinerja

  • Laju maksimum: Mach 1.4
  • Jarak jangkau: 1,150 mi
  • Ketinggian Maksimum: 48,000 ft

Persenjataan

  • Guns: 1× M61A1 Vulcan 20 mm Gatling gun
  • Rockets: LAU-3/68
  • Missiles:
    • Air-to-air: 2× AIM-9 Sidewinder
    • Air-to-ground: 6× AGM-65 Maverick
  • Bombs: 5× CBU-58 cluster, 9× Mk 82, 3× Mk 83/MK 84, and 9× Mk 20.


sumber: Wikipedia

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

follow by email

Statistic

Popular Post

Blog list

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © enr-news -Metro UI- Powered by Blogger - Designed by Enggar Setiadi -