Posted by : Unknown Kamis, 10 Mei 2012

PENOLAKAN Brunei dan Vietnam untuk membeli kapal tempur jenis "Multi Role Light Fregat" (MRLF) bukan alasan bagi Indonesia untuk juga menolak kapal fregat tersebut. "Alasan penolakan negara itu belum tentu menjadi alasan negara lain untuk tidak jadi membeli juga," kata Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, setelah meresmikan Gedung "Technopark" UPN Veteran Jatim di Surabaya, Rabu.

Sebelumnya, DPR menolak rencana TNI AL untuk membeli Kapal fregat tersebut dengan alasan Brunei dan Vietnam menolaknya. Saat ini, DPR dan TNI AL sedang meninjau proses pembuatan kapal tempur jenis "Multi Role Light Fregat" (MRLF) di pabriknya di Inggris.

Menhan menyatakan, TNI AL memang meminta pembelian kapal fregat itu, karena peralatannya sangat modern. "Bisa untuk serangan bawah air, serangan permukaan air, dan serangan udara," katanya.

Menurut Menhan, bila kapal fregat itu sudah dibeli, tetap harus melalui mekanisme pengawasan dan pengendalian ketat. "Jadi, kita tidak hanya membeli. Tapi di sisi lain akan ada tim yang melakukan pengawasan dan pengendalian itu," katanya.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah Brunei mencium ada aroma penggelembungan anggaran dalam pengadaan kapal itu dan spesifikasi juga diturunkan, sehingga Sultan Brunei tidak mau membayar. Namun perusahaan Inggris BAE akhirnya memperkarakan Brunei ke Arbitase Internasional pada 2007, sehingga Brunei pun terpaksa membayar.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Soeparno, mengatakan, TNI AL memang memerlukan tambahan armada untuk menjaga wilayah perbatasan laut Indonesia. Soal masalah teknis kapal perang ini, ia memersilakan DPR menyiapkan tim teknis untuk mengetes kapal. "Kata orang, kalau tidak percaya silakan dicoba. Apa benar miring atau tidak," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi DPR RI pada beberapa waktu lalu.

sumber: JURNAS

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Statistic

Popular Post

Blog list

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © enr-news -Metro UI- Powered by Blogger - Designed by Enggar Setiadi -